JAKARTA – Pihak Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) memberlakukan pengalihan arus lalu lintas secara besar-besaran di sejumlah ruas jalan utama ibu kota pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan volume kendaraan imbas dari kelanjutan rangkaian event besar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) serta rute lintasan Telkomsel Marathon. Rekayasa lalu lintas ini mulai diterapkan sejak pagi hari guna memberikan ruang aman bagi para peserta marathon dan pengunjung festival musik. Pihak otoritas terkait menerjunkan ratusan personel gabungan di lapangan untuk mengarahkan pengguna jalan agar tidak terjebak dalam kepadatan arus modal transportasi. Titik Ruas Jalan yang Terdampak Signifikan Berdasarkan cetak biru rekayasa lalin dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, berikut adalah beberapa titik fokus penutupan dan pengalihan arus yang perlu diwaspadai oleh pengendara: Jalan Jenderal Sudirman & Bundaran HI: Akses kendaraan bermotor dialihkan secara berkala, terutama pada jalur yang bersinggungan langsung dengan rute pelari marathon. Jalan Gatot Subroto: Terjadi penyempitan arus di beberapa titik layang dan jalur arteri menuju arah Slipi. Jalan Gerbang Pemuda & Jalan Asia Afrika: Akses utama menuju pintu masuk kompleks GBK ini disterilkan dan diprioritaskan bagi pejalan kaki serta kendaraan logistik berizin khusus. Rekomendasi Rute Alternatif bagi Pengendara Untuk menghindari potensi kemacetan panjang, Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau para pengendara yang hendak melintas dari arah selatan menuju utara, atau sebaliknya, untuk memanfaatkan jalur alternatif. Rute melalui kawasan Palmerah, Slipi, atau Arteri Tentara Pelajar disarankan sebagai opsi terbaik selama pembatasan berlangsung. Masyarakat yang ingin mengunjungi kawasan Senayan juga sangat disarankan untuk menggunakan moda transportasi umum massal seperti MRT Jakarta, Transjakarta, atau KRL Commuter Line guna meminimalkan hambatan perjalanan serta keterbatasan kantong parkir.